« Senin, Nita, dan komputer Adjie di KMKL | Main | Senin, Nita, Dan Ragnarok InLAN... »

Pernyataan Permohonan Maaf

I give up. I'm so young and unexperienced. Waktunya saya belajar lebih bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatan sendiri.


Bersama post ini saya menyatakan bahwa.

Nita Permata K

Mengakui kesalahannya.

Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak-pihak terkait yang merasa tersakiti dengan pernyataan saya sebelumnya.

Saya salah karena sudah mendiskreditkan satu nama atau lebih, dengan cara yang tidak menyenangkan dan tidak enak, menuliskan hal-hal yang tidak memiliki relevansi dalam berbagai artian, dan tidak berpikir panjang atas apa yang saya tuliskan pada suatu tempat yang salah dengan bentuk yang salah.

Kondisi psikologis tertekan dan kekesalan karena mengalami beberapa kerugian akibat kekurangtepatan ramalan cuaca pada saat itu adalah pemicu utama keluarnya tulisan yang kontroversial tersebut, dan pada saat itu saya berpikiran bahwa blog ini adalah tempat saya menumpahkan unek-unek dan berbagai kekesalan, terlepas bahwa ini adalah konsumsi publik, dan sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan orang sebagai suatu senjata untuk menyerang, karena sebelumnya blog saya ini terhitung sepi sehingga muncul anggapan bahwa tidak ada orang yang mau meluangkan waktu untuk membacanya.

Mulai sekarang saya akan mawas diri dan lebih memperhatikan kata-kata serta tindakan saya dalam menulis. Saya jadikan ini pembelajaran seumur hidup, dan saya harap semua orang yang pernah membaca tulisan saya, baik meninggalkan komentar atau tidak, sama-sama memetik pelajaran dari kejadian ini.

Terlepas dari masih menarik atau tidaknya topik ini untuk di blow-up atau dimaki-maki, saya tidak ingin berkomentar lebih lanjut. Saya salah, saya akui itu, saya minta maaf, dan tidak akan saya ulangi lagi sepanjang sisa umur saya. Dan saya berharap masalah ini tidak diperpanjang lagi karena saya tidak melihat adanya keuntungan dari dua belah pihak, baik saya maupun yang kontra dengan saya, apabila masalah ini diteruskan berlarut-larut.

PS :
1. Saya tidak mau dijadikan istri kedua, ketiga, atau seterusnya.
2. Jika terpuaskan dengan menyebut saya tolol atau apapun, silahkan saja. Memaki dalam bentuk tulisan adalah satu bentuk terapi stres, setidaknya bagi saya, selama tidak diucapkan secara lisan di depan orang yang bersangkutan.
3. Dan bagi siapapun yang berbaik hati telah menyalin postingan saya sebelumnya ke forum Rileks, bisakah saya minta kebaikan hatinya sekali lagi untuk menyalin post yang ini ke Rileks? Saya sedang tidak berada di tempat yang bisa mengakses Rileks, dan saya akan sangat berterimakasih jika ada seseorang yang berbesar hati berniat baik untuk   membantu menyelesaikan masalah dengan menyalinkan postingan ini ke forum tersebut.

Regards,

Nita Permata K

                            

Comments

Hmm... Meteorologi itu artinya ilmu mengamati meteor kan yah?

Gak tolol, ah.. cuma useless ajah.. Apalagi jaman sekarang.. Sudah terlalu banyak variabel yang bermain didalamnya.. Gak kayak jaman dulu..

Jaman dulu angin kalo berhembus meyakinkan, dari titik A ke titik B, gak pake belak-belok..
Jaman sekarang, angin kalo berhembus dari titik A ke titik B, ribet banget..
Kudu ngawasin pasar valas..
Memperhatikan suasana politik saat itu..
Kudu hati2 milih posisi saat menjelang pemilihan gubernur..
Jaga2 kalo rupiah jatuh lagi..
Siap2 kalo ada demo..
Kudu ngocok arisan..
Itu baru angin, belum awan, matahari, kelembaban, suhu, dan teman-teman nan handai taulan-nya....


...

...

*SLAP!*
Gue ngomong apa sih, barusan..?

ckckckckck...
segitu tolol kah??
kmu tau sberapa dlm ttg ilmu meteorologi??
kmu tau sbrapa dlm ttg seni rupa non??
klo nyampein suatu pndapat ya baeknya yg bener itu lho..
seorang mahasiswi itb koq bs ngeluarin kata2 spt yak??

wkkkkk kalah sama pawang hujan, biar kate ramalan cuaca bilang akan hujan, kalo pawang bilang enggak, gimane??? wkkkkk


hare gene.....

buat martha : Hello? This is my place.

Gw harap kamu nggak berpikir kalo mahasiswa ITB harus senantiasa berkata sopan dan manis dimana-mana. Non sense.

Kamu bukan mahasiswa ITB yah? Kalo iya gw maafin deh. Dari omongan kamu sendiri kamu nampak nggak tahu apa-apa soal meteorologi dan seni rupa. Dan nampak nggak tahu apa-apa soal ITB itu sendiri.

Gw punya alasan kuat kenapa bisa keluar kata-kata yang 'harusnya-anak-itb-nggak-bilang-kayak-gitu-'

Ada hal yg kontradiksi dalam tulisan diatas...

"Lagian sepanjang penglihatan gw, yang namanya Badan Meteorologi dan Geofisika sejauh ini cuma jago buat ngeles. Mereka hebat dalam mengeluarkan excuses. Ramalan cuaca salah, dia bilang angin bergeser"

....dan....

"GW SEMAKIN TIDAK MENGANGGAP BAHWA METEOROLOGI ITU ADALAH ILMU YANG PANTAS DIPELAJARI"


bukankah salah satu upaya supaya BMG (atau siapapun yg mendalami cuaca)akan lebih baik dalam peramalan dengan lebih menggali/mendalami ilmu meteorologi itu sendiri?? logis bukan..??

yg ga logis adalah ...
"Padahal gw tahu saat itu ada orang kurang kerjaan yang lagi nurunin hujan dengan sengaja karena pengen ngetes efeknya." --hahaha...apa ini kerjaan komat-kamit mbah dukun...haree geene !

"Ilmu meteorologi itu tolol. Bukan ilmu yang worth untuk dipelajari di sebuah Institut Teknologi."
--mbak, meteorology is science. Ya sangat logis bernaung dibawah institut teknologi. Karena teknologi beakar dari ilmu scince...ya tho...duh anak itb sekarang ampun deh.....:-D


"Kalo ada yang mau nantangin gw buat meng-kontra pendapat gw, ayo, gw persilakan. Nanti gw ajak adu ngeramal cuaca kalo perlu."
--belajar seni rupa mau nantangin ngeramal cuaca....piye tho mbak. Armi Susandi yg belajar cuaca dan alumni santri S3 di Jerman dibilang 'tolol' gimana seorang Nita yg alumni seni rupa mau nantangin adu ngeramal cuaca...cape deeh...!

peace,


METEOROLOGI ITU BUKAN ILMU TOLOL
Lo yang TOLOL

Karena iklim dan cuaca itu sangat mempengaruhi kehidupan di bumi ini..

Gak seharusnya lo ng-judge klo ILMU METEOROLOGI itu ILMU yang TOLOL sebelum lo tau apa itu METEOROLOGI sepenuhnya!!!

Yang gw tau malah lo yang TOLOL,dari omongan lo aja udah ketauan lo TOLOL..

Maaf saya bukan ahli meteorology, tp saya juga bukan orang yg ga pernah ngambil kuliah meteorology. Ilmu meteorology yg ada di ITB memang kurang applicable, tp ilmu itu sangat bermanfaat loh. Perang amerika-vietnam itu perang meteorology loh. Tau shibuya dan shinjuku?klo tanpa meteorology semua orang disana udah mati karena downwelling arus turbulence, tp krn ditanam hutan pada zaman meiji (dgn ilmu meteorology)antara shibuya-shinjuku, maka daerah itu jadi daerah hiburan yg padat.

Meteorology salah satu ilmu yg paling rumit krn tiap malam dan siang batas atmospheric boundary layernya berubah. Bisa ngejawab kenapa kota2 besar seperti Tokyo atau Jakarta punya pola cuaca berbeda dgn kota2 tetangganya. Masalah itu hanya mampu dijawab dgn meteorology, ga mudah emang krn itu tantangannya. Nama bidangnya klo ga salah Urban meteorology. Riset untuk bidang meteorologypun luar biasa besarnya ketimbang bidang keahlian ku :)

Memang meteorology di Indonesia ga didukung scr maksimal. Ilmu ini butuh superkomputer yg sangat besar. Klo saya tanya dimana superkomputer paling cepet di Indonesia?jawabannya ya bukan di BMG atau di ITB tapi di Bank BNI. heheee lucu emang Indonesia.

Klo di negara2 maju supercomputer dimilikinya ama riset institute yg deket dgn bidang meteorology atau kelautan, krn datanya superbesar.Sepanjang pengamatanku meteorology emang harus didukung oleh hardware yg tinggi. klo cuma pake CPU yg kamu pake dirumah sih ya keburu hujan duluan dari pada hasil ramalannya.

Jadi menurutku, pendapat tentang ilmu meteorology itu Tolol harus kamu tarik. Pendapat yg kmu usulkan harus dalam bahasa, terminologi, dan definisi yg sama. dan harus konsisten.

salam,
-the Poseidon-

mbo menyampaikan suatu kekecewaan itu dengan cara yg baik-baik lah mba. Bagaimana yg dikritik akan menerima, wong api telah disulut.

apalagi mba nita seorang wanita.

yang ayu dikit lah. kalo debat ilmu nya boleh lah..., tapi kan kita harus sadar dengan kapasitas masing2.

emang mba nita udah ada satu text book metereologi yg udah hatam dan bener2 paham isinya ?

ooohh...tadinya gw pikir Dik Nita ini seorang master di bidang percuacaan...

eh taunya...baru anak kemaren sore yang ngatain sebuah ilmu sains tolol utk dipelajari dan seorang doktor lulusan jerman dibilang goblok.

wadoohh..wadoohh..mudah2an besok besok belajar ilmu sopan santun ya..plus ilmu menghargai orang lain..

makasih lo..dah boleh naro comment di sini

klo orang tolol ngomong apapun yang salah, nggak ada salahnya karena dia
emang tolol.
maklumlah namanya juga anak muda yang ga ada otaknya, ya gitu lah
omongannya, omongan tolol.
enak juga ya ngomong "tolol".
global warming effect ini..

Wah gawat nih sepertinya anda sendiri Nita yang declare sebagai si dogol(oon gitu).

Coba lihat kesini semuanya tentang meteorologi http://www.bom.gov.au

Ini link ke biro meteorologi Australia, buka mata neng dan mohon maaf pada semuanya.

Saya kenal baik dengan Armi seorang doktor dan diakui oleh dunia, dan anda ?

Salam

ini emang tempat kmu berekspresi.. tp klo udah ditaro ditempat umum, berarti adalah konsumsi umum.. bisa dipakai untuk menuntut kmu... dan juga bukan tempat untuk menjelek2an sebuah institusi atau seorang yg bener2 kamu sebut dengan nama asli... di koran2 aja, klo ada apa2 pake inisial atau nama samaran....

pernah naik pesawat ga? tau ga klo pilot itu dapet data cuaca keadaan angin, awan, dsb dari mana?

ya... mungkin baik maksut kmu.. supaya meteorolog2 jadi terpacu untuk memajukan bidang ini..... InsyaAllah...

terimakasih atas kritiknya... aku sangat menghargai kejujuran kmu...

- Smoga semua pembaca blog ini dijauhkan dr orang dengki ketika dia sedang dengki... dan menyikapi ketidakdewasaan dengan kedewasaan dan penuh kesabaran -

aduhhh,,,

abegeh

comment Beqie dah mewakili banget tuh...
aq kenal Beqie, dan walau aq bukan dr jurusan meteorologi, sedikit tau ttg meteorologi.Aq jurusan Oseanografi.kawan dekat meteorologi dan geofisika(tau kan..jalan2lah k labtek biru.klo bisa ktemu ama Pak Army langsung ^-^)

so...sebelum memaki sesuatu atau seseorang lebih baik kmu memahami hal itu terlebih dahulu...

oh ya,kata2 kmu yg:
"Kalo iya, gw nggak akan berkata dengan bangga "Adik gw di ITB juga" *apalagi pilihan keduanya dia milih jurusan kelas menengah ke bawah... Planologi...dengan alasan karena banyak temennya (yang takut milih jurusan kelas atas) di situ*"

org lulus kuliah dr ITB, mau dia dr jurusan kelas atas kek ato menengah bawah kek, atau yg paling terbawah kek...
ga menjamin juga dia bakal sukses atau tidak....

ini pendapatku...

sekian dan terima kasih ^-^


saya rasa dik tol eh dik nita sudah kalah deh..

duh kamu ini... tolong ya `kacamata kuda`nya dicopot gituh...

hahahha...kalo dijelasin yang sains-sains kyknya gak mempan...karena nita gak bakalan nyampe deh...soalnya nita sepertinya hanya berkutat dengan dunianya sendiri.jakarta-bandung, bandung -jakarta...sekali2 naik pesawatlahh...kemanaaa gtu...sekarang murah2 kok pesawat...ha3x...akkggh...abege..

Pernyataan:
1.Air yang keluar dari poci sesuai dengan yang ada dalam poci tersebut, jika dalam poci isinya teh maka yang keluar teh.

2.Metro TV tidak sembarang mewawancarai orang, dia akan melihat latar belakang, keilmuan , pendidikan dlln.

3.Dengan pernyataan di atas, ruang gerak hidup Sdr.Nita Permata akan semakin sempit.

4.Dengan mengatakan Dr.Armi Susandi tolol maka:
(a) dapat diadukan dengan pencemaran nama baik

(b)dosen/dekan di senirupa jelas akan tidak hormat lagi kepada anda mengingat Pak Armi itu merupakan kolega mereka juga yang hanya beda departemen

(c)jika blog ini dibaca oleh atasan anda, teman anda, saudara, orang tua anda senangkan mereka?

(d) andaikan Pak Armi itu adalah ayah anda,saudara anda,dosen anda apa yang akan anda rasakan?

(e) Jika Pak Armi tahu hal ini dan melaporkan ke dekan seni rupa apa yang akan anda lakukan?

Terimakasih
Kadarsah

gw bukan anak meteorologi, tapi gw setuju ma kak rk, beqie, nida, dan sebagian besar comment di atas...

emang hak lo bwt berpikir apapun ttg meteorologi. tapi, kl mengeluarkan pendapat ttg meteorologi sbg ilmu yang tolol keknya perlu dipikir lagi deh...

mulutmu harimaumu...so, kl blm paham bener ttg sesuatu, ya ga usah ngomong macem2 dulu...cari tau dulu infonya sebanyak2nya...

lagian ga ada satu ilmu pun yg useless ato tolol, karena sumber semua ilmu itu satu, dr Tuhan...dan Tuhan ga pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia...:)==> IMHO

salam...

Hmm...gimana yah... Walo gue bukan anak Meteorologi, cuman kalo ini ampe kedenger ma petinggi2 ITB, bisa kena masalah nih anak.

Gue rasa mungkin kamu ada sedikit (atau banyak) dendam dengan jurusan ini ? Bisa jadi karena dulu waktu Nita ikutan SPMB en mau masuk Meteorologi ternyata ga jebol, or whatever the reasons. Bisa juga abis ditolak ama ana meteorologi ??? hehehe

Cuman, sebagai seorang akademisi, anak ITB pula, hari gini tuh udah ga jamannya lagih yang namanya saling menjelekkan jurusan laen. Apalagi ini udah bawa2 nama dosen, yang notabene doktor, sedangkan Nita sendiri blom tentu BISA lulus S1 (kecuali dia udah lulus yah, kan anak 2003 kudunya kalo tepat waktu lulus Juli ato Oktober ini).

Mungkin sebaiknya, kalau mau berpendapat, dipikirkan dulu apa dampak2nya.

Terima kasih.

Pertama tama

adik temen gw gak lolos USM..tapi lolos SPMB..so??artinya?n bukan dia aja yg begitu lho...gw ngawas USM...soalnya susah2 lagi....

Jurusan kelas dua??

hm..temen2 gw yg dari GD rata2 dapet kerjaan di luar dengan gaji dollar..yg EL malah engga..(passing grade EL lebih tinggi toh?) maap yah yg alumni EL..saya sih alumni KI..jurusan kelas tiga...:)

Meteorologi?

disini gw ketergantungan ramalan cuaca..buat tau ujan apa engga...dingin apa engga..dan rata2 akurat kok

Ilmu yah ada gunanya lah..kalo cuaca Indo sulit diprediksi sih..mungkin ada hubungannya sm El Nino ato sejenisnya..lagian..kamu lihat ramalan cuaca tiap hari gitu??kok dah tahu ga akurat??

Mending dikumpulin dulu datanya sebelum berpendapat di depan umum..salah kan tengsin..

Mengeneralisir tuh gak bagus lho...Orang populasi ada 2 juta, diambil sampel 2 biji terus ambil kesimpulan kan gak valid...

Last thing..

Biasa gw ketemu cowok2 yang sok pinter...bikin kesel...baru kali ini ketemu yg berjenis kelamin cewek:)

sorry to all the guys...no offend...gw ga bilang semua cowok lho...cm 1-2 ekor yg gw temui:)


Kalo ada yang mau nantangin gw buat meng-kontra pendapat gw, ayo, gw persilakan. Nanti gw ajak adu ngeramal cuaca kalo perlu. Dimana gw yakin bakal menang, karena NGGAK ADA manusia biasa yang sanggup untuk mengerti jalan pikiran para pengendali cuaca.-----> mana ni argumennya? nantangin doang ah si tolol ini...ga seru!!!! Kirain dia bakal bales argumen yg smart gitu. ato jgn2 sekarang lg blajar meterologi???


tp tau ada org kayak gini gw malah jd malu ni ada anak itb yg bilang suatu ilmu itu tolol. jgn2 dia cuma anak bego yg keras kepala tea heuheuheu...ko bisa ya lolos masuk itb ni org?

eh jeng boleh tau IQ, EQ lo berapa ga?? just curious

-IMPRESSIONS-

First:
"An immature,childish, and emotional opinion"

Second:
"Being brave seems a good move to be a critical thinker. But without solid arguments, evidences, and good research.... this is what I call NON-SENSE"

Third:
"Bad way to be famous, but excellent way to get troubles".

No matter what we r major in, the point is, it teaches you skills for life. We may not use all knowledges we got from ITB, but we DO use the skills we got from ITB and where else.

Take care yourself (better), girl.

mba, kasian bgt ya yg jd adek and sepupu mba, dijelek2in di depan massa. hu3. jgn gitu donk, namanya jg org usaha untuk kehidupan yg lbh baik. bukan berarti ikut USM trus ga capable kan. trus yg namanya ilmu itu pasti ada gunanya aplg dunia mengakuinya. jakarta berantakan mkn krn jaman dulu planologi blm diapresiasi oleh khalayak umum. sebaiknya kl maw berkomentar, berkomentarlah spt ssorg yg berpendidikan. *merdeka*

Kecewa mbak ya......

Mudah-mudahan kekecewaannya segera berakhir

wass

mak jang.... ngeri kali isi blog-nya...

kayak preman stasiun lebak bulus aja ngomongnya.. eh gak deng (jgn2 nanti preman lebak bulus-nya datang ke kosan gw.

Secara preman lebak bulus aja gak pernah ngomong kek gitu....ya iyalah, preman gitu.. apaan seehhh.

ha...ha...101x.

-janganterlaluseriusuntukmenanggapiargumenorangbodoh-

Mau comment soal USM karena soal meteorologi udah banyak yang bahas..
Bener kata vera diatas, gak cuma lantas punya duit terus masuk ITB, ngga gitu kli.. USM tu cuma buat orang2 yang pengen anaknya / dia masuk ITB dengan "secure", karena klo lewat SPMB probabilitas diterima di ITB tu gak sebesar itu..
Terus setau gue(denger2 dr dosen), karena sekarang ITB dah ga disubsidi sama pemerintah kaya dulu, so ITB cari uang dengan berbagai cara, komersialisasiin sabuga, riset, dan salah satunya USM. Emangnya lo pikir siapa yang bayarin lo kuliah begitu murah? sebenernya secara gak langsung uang anak2 yang ikut USM itu juga dipake buat menunjang pendidikan kita2 yg lulus lewat SPMB ini..
Jadi sebenernya USM dibuka untuk itu alasan itu juga.. n emang ditujukan buat orang yang punya duit.. klo ada yg maksa ya.. ga tau deh..
Jadi menurut gue sih mestinya bangga, karena:
1) Tesnya bisa dibilang sama susahnya dengan SPMB ato mungkin lebih
2) Bisa bantu pendidikan di Indo dengan bantu biaya pendidikan beberapa anak ITB lain yg lewat SPMB
saya rasa cukup sekian, klo ada kata2 yg tidak berkenan mohon dimaafkan

halo mbak nita...
comment dari gw cm : wuahahahahahahahahaahahahahaha...
kemana aja niy koq udah lama ga ngasi balesan lagi..padahal gw udah penasaran banget apa lagi kata2 nita "sang ahli"...
gw tunggu aja aksi selanjutnya yah, nah lo nah lo nah lo nah lo,hehe...

wah,,,
baru nemu nii..blog yg penuh caci maki...
kasian bener ni anak...

...tong kosong nyaring bunyinya...
slank aja tau ko...(personil slank kul dimana yak dulu...?)

sampe speechless,,

malu gw se institut sm lo! apalagi notabene lo senior gw di kampus ini!
beeehhhh jijik gw punya senior kaya lo!

untung lo udah lulus! walaupun lulus dengan nilai kesopanan E kedewasaan E dan ketololan A...

bukannya lo pernah nulis ini, sebelum topik meteorologi (Rabu, hujan dan KMKL...):

---------"What fuck... bilang 'bye-bye' kek, bilang ' gw duluan' kek. Atau mau ngibul 'ada urusan lain' juga silakan. Yang penting jangan tiba-tiba ngilang gak sopan kayak gitu dong! Lo kira lo ninja? Lo kira cara pergi kayak gitu keren?!
Lo boleh aja mikir lo sibuk kayak seleb atau mesti kuliah anu ini itu, tapi kan bisa pake cara yang sopan buat ninggalin orang. Gw toh nggak akan ngegigit ato ngejagal lo tiba-tiba di depan orang banyak. Masih merasa manusia kan?
Sopan dikit dong!"-----------

lo bilang orang itu ga sopan????
lo sendiri????
aduh plizzz deh mbak kasian banget!!
masih merasa manusia kan???
sopan dikit dong!

mana nih??? katanya nantang???
kok ga di bales???
kenapa, udah loyo???

belum bisa menghasilkan karya buat bangsa aja udah koar2 menjelek jelekkan nama besar keilmuan! nama besar ahli lagi!

Gw saranin apus aja deh blog lo daripada di baca ama orang luar ITB, malu gw!

jangan pergi gitu aja dong!
tanggepin nih comment2 hasil ulah lo!

ga usah tanding sama orang2 meteorologi lah! sama gw aja!
gw sih ga jago masalah meteorologi, tp gw yakin gw bisa bungkam lo seribu bahasa hahahahahaha:D

ga keren lo!
ble'e!
cuma bisa ngomong bis itu ngumpet!
cuma bisa koar2 doang!
cupu!

aku usulin gimana kalo di itb diadain tes EQ&ESQ sebelum&sesudah lulus!...sedih kali aq m neng nita nih

parah parah !!.
sumpah !!.
parah lo !!.

Busyet deh...!!! ekspresif banget ya pendapat loe... :)
Gua salut ama loe sebagai anak senirupa berani ekspresif dalam berpendapat (lebih baik lagi kalo berkarya)...
Kalo menurut gua sih bebas2 aja deh loe mau ngemukain pendapat, tapi loe mesti milah-milah dulu mana yang baik untuk dipublikasikan mana yang engga...
Kalo gua baca pendapat loe tentang meteorologi kayanya terlalu emosional banget & loe mesti banyak BELAJAR tentang "PENGENDALIAN DIRI & EMOSI".
Satu lagi...pegang prinsip dasar kehidupan: "SALING MENGHARGAI, SALING MENGHORMATI, DAN SALING MEMAAFKAN".
Terus berkarya & sukses selalu buat Nita.... :)

Salam buat Nita, Semoga kamu diberi Hidayah dan cahaya Ilahi agar segera sadar dan mawas diri akan segala kekhilafannya dan segera bertobat sebelum kamu dihancurkan orang2 karena ulah mu sendiri...
Turut berduka cita terhadap ITB yang telah salah menerima Nita Permata sebagai mahasiswa nya...
ckckckckckckckck... gw gak abis pikir...:(

Sarannya Pramuditya:
"Gw saranin apus aja deh blog lo daripada di baca ama orang luar ITB, malu gw!"

udah terlambat...
sekarang udah banyak banget orang meteorologi (dari luar ITB) yang baca Blog ini..satu -dua diantaranya ngasi comment diatas dan saya kenal orang-orangnya.

selain itu, link ke blog ini sudah beredar di milis-milis orang meteorologi..

saya sedih sekali dengan cara Nita Permata menyampaikan pendapatnya...sangat tidak dewasa dan sangat tidak bertanggung jawab...tanpa dasar..

Sarannya Pramuditya:
"Gw saranin apus aja deh blog lo daripada di baca ama orang luar ITB, malu gw!"

udah terlambat...
sekarang udah banyak banget orang meteorologi (dari luar ITB) yang baca Blog ini..satu -dua diantaranya ngasi comment diatas dan saya kenal orang-orangnya.

selain itu, link ke blog ini sudah beredar di milis-milis orang meteorologi..

saya sedih sekali dengan cara Nita Permata menyampaikan pendapatnya...sangat tidak dewasa dan sangat tidak bertanggung jawab...tanpa dasar..

gw ga ngliat meteorologi sbagai ilmu tolol atw useless
smua ilmu berguna
gw cm ngliat posting blog ini yg ga berguna,tanpa ada dalil-dalil yg bs memperkuat ucapan Anda
gw bukan dari meteorologi
gw dari desain,& desain itu bukan senirupa (maaf,kami sarjana desain,bukan sarjana senirupa)
dan di desain (khusunya interior) kami mempelajari ilmu alam; fisika bangunan (thermal,akustik&lighting) &statika
tapi klo emang Anda mencari lawan debat utk menjelaskan tesismu ttg ketololan meteorologi...gw brani
ga perlu orang meteorologiuntuk bilang bahwa ilmu itu tolol atw tdk berguna
gw malu bukan karena Anda dr FSRD
gw malu karena Anda kuliah tapi ucapan yg keluar sangat tidak pantas
jaman Anda masuk ke FSRD aja sudah mudah...jurusan DKV pula
apa mau d kata...!?

ps: gw jd ga yakin klulusan Anda dr ITB bakal berguna ke masyarakat

aduh...

gimana menurut gue sih ngga ada ilmu yang ngga pantes dipelajari...

mbak belajar filsafat ngga? gue belajar filsatan yang ngulang 2 kali aja tau arti ilmu.

kalo ilmu yang hasil pemikiran kebudayaan manusia ngga pantes dipelajari apalagi seni rupa menurut lo?

bokap gue dosen ITB di jurusan yang dimaki-maki diatas. tante gue dosen Geodesi. dan lo sendiri anak ITB. kok jelekin kampus sndiri. malu ah...

gue juga ngga terlalu respek sama anak2 yang masuk kampus pake duit gede. di kampuis gue banyak yang bayar 125 juta buat disiksa di fakultas gue. dan gue respect sama mereka karena eagernya untuk belajar. and you shold respect people for that hon...

kalo lo ngga respek ama ilmu yang elas2 keliatan dan kerasa... gimana lo bisa respek ama ilmu psikologi yang dalam diri tiap manusia beda-beda. tambah ilmu dan wawasan sebelum komentarin sesuatu. nanti lo dianggap bego...

heheheheheh... cheers ah...

semoga tambah pinter ya ceuuu...

wah...wah...
saya ndak terlalu suka sama pendapatnya non nita ini, melihat segala sesuatu mingkin langsung bilang tolol.
saya rasa non nita ini lebih didominasi kata " tolol " dalam total kata kesehariannya.
jadi wajar jikalau komentarnya terhadap suatu ilmu adalah " tolol ".
tetapi saya juga ndak suka kalau para komentator semuanya menyudutkan nita, kasiankan dikeroyok gitu.
saya sebagai seorang insan yg mudah iba, dengan ini menyatakan bahwa kalian semua tidak manusiawi karena telah mengejek balik non nita, mengancam, dan menyudutkannya.
ayo...lawan terus mereka wahai non nita, aku siap diblakangmu

andina
yg sering ketemu anak meteorologi

duh...kasian..cup..cup.cup..jangan nangis ya...keluar donk...jgn ngumpet mulu...
kasian tuh orang2 banyak yg nungguin di luar..

hmmmhhh...beginilah...siapa yang berbuat,dia pula yang menuai hasilnya...

dapet banyak pelajaran kan? didoain deh...semoga bisa jadi individu yg lebih baik lagi.

kalo nggak berubah juga...ketauan kan siapa yg t***l

weleh weleh... dikeroyok gini...

ayo mbak nita.... lanjutkan perjuangan nya....

tak sabar awa menunggu argumen jenius, atau bahkan hasil riset mbak yang satu ini.... mungkin lagi menyiapkan senjata pamungkas nya kali? lama banget sih nongolnya...

tjapee deehhh....


ati ati udah dipasangin banyak tower buat ngerush....


satu lagi nih
sebagai seorang yg lulus dari geofisika n meterologi, saya dari geofisika nya mbak nita.
jikalau saja anda bertanya sedikit saja tentang bumi, niscaya anda akan menmukan suatu kesenian tiada tandingan atas desain bumi kita.
mulai dari atmosfernya sampai inti buminya.
desain maha_dahsyat nan agung dan sangat tidak terjangkau oleh seni dan desain ahli manapun yg mempelajari seni.
gempa tidak bisa diprediksi secara tepat, tetapi gempa memberikan kita gambaran desain dalam bumi.
gempa "memberi kita inspirasi" untuk mendapatkan resource minyak bumi yg anda gunakan untuk naek kendaran bermotor.

saya rasa anda telah berdosa besar.

anda harus melakukan konperensi pers di metro tv utk pernyataan ini, meminta maaf ( dan minta kerjaan kalo bisa )sehingga tiada proses hukum akan dilakukan

andinasridewi
alumni geofisika & meteorologi

non nita dah punya pasangan blom ? ada temen saya, guanteng, baek, sedikit kaya, cumaann....anak meteorologi tuh !!!

kalo mau, pm aja ke saya

satu lagi mbak... kalo ga suka sama USM jangan salahin apalagi maencaci maki anaknya.... cacimakilah sistemnya...

macem viking ama the jack aja.... berantem tapi yang jadi korban malah pemainnya... kan kacian...

sama jangan lupa minta maap secara personal sama p armi... ntar dituntut loh....

terus jangan lupa sungkem ke lab multimedia inderaja dan SIG bawa tumpeng... hantu hantu di sana bisa penasaran tuh...jangan jangan ga tau kalo inderaja dan SIG tuh mete mete juga?

tau ga berapa banyak nyawa selamat karna jasa BMG ketika terjadi bencana macam gunung meletus dsb? atau taunya BMG cuma ngurusin cuaca doang?

tau rasanya garam?
jangan pernah bilang bagaimana rasa garam kalau belum pernah merasakan garam.

ups... itulah yang terjadi sekarang... atau mungkin takut hipertensi kalee...

tjcape dehhh

oh iyah....

kalau mbak pakai kendaraan atau masak pakai minyak atau gas, udah berdosa besar tuh sama yang nyari minyak (baca:geophysicist)...

atau selama ini taunya kalo nyari minyak atau urusan sama minyak tuh anak teknik perminyakan doang?

jangan lupa juga kalau akifer (tau ga ini apa?) dicari oleh banyak orang GM?

so.... jangan nganggap remeh ilmu kebumian... situ juga hidup nginjek bumi kan?

Hmm mari liat sisi baiknya dari tulisan ini...
Sugesti gw 1; neng Nita mungkin pernah ketipu 'secara sepihak' statement dari pihak BMG dan berita Metro sehingga jadwal ngedatenya ancur bulan2an karena hujan/badai/topan/bahkan mungkin taifun salju enggak pernah reda hehe...(di hatinya kaleee...)
Sugesti gw 2; msh ada dikotomi astronomi stlh didistorsi istilah meteorologi sehingga susah memilah istilah apa itu astrologi. astrologi=astronomi? hmmm.. hanya suasana hati 'Nita' yg bisa menjawab :P
Sugesti gw 3; Meteorologi didisleksia menjadi istilah Metromini apalagi doi bete dengan kualitas siaran MetroTV yah ujung2nya Meteorologi=metroTV=metromini
hehe *ngaco deh*
Untung Metrologi ga disebut2.. pasti pakar Standardisasi Metric, DIN, JIS ikut bulan2an baca tulisan neng Nita
Sugesti gw 4; Dunia ini indah? Mendambakan keromantisan Meteor Garden berujung 'Wish Up on the Star' lewat meteor tak kunjung tiba, eh jatuhnya sebel semua istilah berbau meteor, termasuk Meteorologi
hmmm gw bila 'Meteor-phobia' lebih tepatnya hehe
Sugesti 5; sensasi 'Desta-network' di friendster bisa diikuti dengan tulisan blog 'Weather-Man Blamming' hehehe
Sugesti 6; manis jg kok neng Nita.., jgn jd pahit ya.. sayang jdnya ntar...
Dah segitu dulu deh dari gw
*peace all epribadeh!*

o.........
kl menurut saya
inikan akal-akalan supaya
banyak yang nulis, dan buka blog ini kan
wah ketahuan deh.
tapi harap temen2 jangan ditiru dah.
biarin, ini satu2nya blog yg kehabisan akal cari sensasi.

Wah, harusnya orang-orang ngga perlu rame komentar dan marah-marah gini. Udah jelas kan si penulis blog ini ngga qualified untuk mengeluarkan pernyataan seperti yg dia tulis di atas.

Sama aja kayak sapi yang berpendapat ttg situasi politik indonesia. Ngga usah ditanggepin lah.. You can just ignore it and say, "What do you know? You're just a cow anyway.."

Neng, sejak kapan ada ilmu yang tolol? Ilmu itu ada untuk bikin manusia makin pinter.. yang tolol itu bukan ilmu-nya, tapi manusia yang gak mau berilmu. Kalo lo bilang ilmu meteorologi itu tolol, dengan sendirinya lo udah mengecap bahwa orang2 yang mempelajari ilmu ini juga tolol.. orang tolol itu adalah orang yg gak mau belajar dan mengatakan bahwa ilmu itu tolol.. jadi yang sebenernya tolol itu lo sendiri..

Duh sedih banget pas tau lo adalah adik kelas gw di DKV.. anak 2003??!! kok gak pernah liat yah.. tampak kurang eksis, padahal gw yang ospek angkatan lo.. hellloooowww... gw tau banget tuh kuliah dkv ky gmn.. gak usah sombong neng.. sekarang gw balikin deh.. gimana perasaan lo kalo ada anak non-dkv bilang bahwa dkv adalah ilmu yang gak layak untuk dipelajari dan salah satu creative director atau graphic designer yang lo idolakan setengah mampus dan lo anggap karnyanya dahsyat dan luar biasa dibilang goblok dan tolol? Mo ngomong apa??!!

Tolong introspeksi diri neng.. sebelum semuanya terlambat... nama baik lo, dkv, seni rupa dan itb ada di tangan lo sekarang!!!

..dan lo gak punya rasa hormat thp setiap mahasiswa yang masuk lewat jalur usm? Yuhuuu... sejak kapan masuk fsrd itu lewat spmb?!

ah kamu... adikku sayang.. cepatlah dewasa...

salam,

-alumni dkv 2001 fsrd itb yang sangat menghormati semua bidang keilmuan di ITB dan respek kepada semua mahasiswa ITB tanpa pandang bulu apakah dia masuk lewat usm atau spmb-

Keren ... ini namanya tulisan keren. ibarat gula gua semutnya, dan kamu2 juga. berbakat ni nita.
kalo boleh komentar, buat orang2 meteorologi terutama yang ada di dinasnya lebih berkerja keras lagi supaya orang awam seperti saya dan nita bisa melihat kerennya jurusan atau bidang meteorologi. kaya di amerika kalo badan meteorologi sana bilang mau hujan, orang2 pada bawa payung soalnya emang hujan. kalo disini udah diramal ga kejadian, terus 'ngeles' kalo kata nita. Jangan dilihat segi negatifnya aja, liat juga segi positifnya. karena kemungkinan kritikan yang pedas bisa bersifat membangun.

regards.,

hihihi, ada anak itb yang tolol membuat postingan tolol dan mengata-ngatai orang lain tolol padahal dia sendiri TOLOL karena ngomong tentang suatu hal tanpa penjelasan ilmiah..

Kasian, mudah2an bapak, ibu, adik, saudara2nya ngga ikutan TOLOL. amin.

[OOT]
^O^
hihihi....
blog yg sngt provokatif...
hit-rate nya pasti tinggi nih..
numpang lwat ah. :p
[/OOT]

sundul lagi ah.. biar rame..

up... up... up...

lo mahasiswa itb? yakin?
sori, tapi kata2 itu gak pantes diucapin sama mahasiswa itb yg setau gue OTAKNYA EMANG CERDAS.

next time hati2 non kalo mau bicara..
jangan pernah menyombongkan diri lo berlebihan.
lo seumuran ama abang gue tapi kualitas tulisan lo gak jauh beda ama adek gue yg masih SMP.
kasian jg ya..

introspeksi dong!

oh ya, gue anak psikologi UI.
dan gue udah biasa ketemu orang2 yg doyan ngoceh kayak lo. jadi gue bakal anggep lo sebagai salah satu orang aneh
pernah bayangin apa yg terjadi kalo Tuhan ambil semua ilmu ngeramal cuaca lo?
pernah bayangin Tuhan ambil semua yg lo punya? that's hurt.

Kawan Nita,

kalau di Jerman, kadang-kadang ramalan cuaca tepat.
Saya pernah pergi ke Party, ramalan cuaca bilang bakal hujan jam 3.30 - 4.30, dan ternyata melesetnya cuma 2-5 menit.

Di Indonesia sering ramalan cuaca ngaco, yah, mungkin karena sensornya kurang, atau ada yang menurunkan hujan seenak jidat (baik pakai hujan buatan maupun pakai klenik), jadi kacau.

Saya jurusan sastra listrik, tapi tertarik dengan prediksi cuaca. Meteorolog itu paling ahli persamaan diferensial parsial yang kaga linear bila dibandingkan mahasiswa sastra listrik seperti saya ini.

Kayaknya Mbak yang satu ini orangnya pinter banget gitu lho sampe bisa bilang orang lain tolol. Tapi sayang belum ada yang buktiin kalau dia pinter selain dirinya sendiri (hanya ngerasa aja). Saya memang belum masuk ITB, mudah2an 2 tahun lagi baru bisa daftar. Kalau mau jujur apa mbak yang katanya pinter ini juga pernah ikut USM unt masuk ke ITB nya, maksud saya bukan ke SR yg testnya lain. Yg saya baca ITB itu tonggak teknologi indonesia dan SR itu hanya pelengkap saja. Jd mbak gak usah terlalu merasa menjadi mahasiswa ITB yg notabene orang2 pinter. Mbak itu gak termasuk lho. Sory ya mbak saya gak respek sama sekali dengan komentar atau pendapat tolol seperti yang mbak tulis. Saya berani jamin kl mbak tidak termasuk org yg pinter meski cuma SR, jng2 thn depan jg mbak di DO lg.

attention!!!

gw concern sm pendapat2 dsini karena 1 hal
pemilik blog ini bawa nama fsrd,dan di sini banyak menyebutkan secara langsung atw tdk langsung bahwa anak fsrd rate nya berada di bawah jurusan2 di itb
gw emang sangat ga suka posting-an pemilik blog ini
dan gw lbih ga suka lagi kepada user yg mndiskreditkan fsrd...termasuk yg bernama aditya yg katanya 2 taun lagi mo masuk itb
lu jg sama aja dengan si pemilik blog ini dengan menyebut "meski cuma SR"
ya...meski cuma SR,mewakili FSRD ITB
mewakili anak2 dari fakultas yang menggerakan mahasiswa dr seluruh Indonesia untuk gerakan reformasi '97-'98
lu masih 2 taun lg mo uji coba ke itb,dh brani ngomong gt
mending lu coba pikir dl bs lulus ga dr skolah lu
lu pikir di fsrd cm ada seni rupa murni,patung dsb?cetek otak lu brarti,ga pantes daftar ke itb
gw bukan mncoba u/ ngbela pemilik blog ini
gw cm ngbela nama fakultas gw yg udah d rusak sama pemilik blog ini
kalo ada yg ga suka sama postingan ini,langsung aja ke account gw
klo ga ngerti caranya,klik aja nama gw d atas
termasuk lu juga,pemilik blog ini!!!
ga tau soal meteorologi aj udah berani posting kyk gini
taunya meteor rain doang

Nitaaaa!!!!
Kemana????
Banyak yang comment tuhhh!!!

Keluar dong!!!
Ga sopan kalo ngumpet2!!!

Banyak tamu nohhhh!!!!

hehehe, seru nih....

jangan sirik atuh sama yg USM.. ujian mereka lebih ribet loh!
toh di dalamnya gak bisa maen duit juga. klo emang sanggup bisa lulus, klo nggak yah DO juga. sama ky anak2 SPMB.
nggak usah munafik, toh duit mereka juga yg kita nikmati.. emang cukup 2 juta u/praktikum 5x15 kali per-semester? kalo gada mereka, gak bisa praktikum deh kita. pas kerja bengong ajah liat alat2 canggih...

gw juga jadi malu ni sbg alumni ITB tau punya adik kelas ky gini... pacarnya malu gak? ada bocoran si mas-nya seangkatan saya... sabar ya mas....

gak ada tuh jurusan papan atas atau kelas 2... orang yg otaknya teknik blm tentu bs survive di jurusan science, seni, atau bahkan sosial. bgitu jg sbaliknya.

Klo mbak nita tau ttg prinsip research di lab & lapangan, smakin byk faktor akan smakin jauh dr model ideal.. bgitu juga dengan alam... tau khan alam indonesia ky apa? blum lagi klenik2nya... hehehe....

mudah2an ngerti... masa anak ITB gitu ajah gak ngerti....

PS: Mbak Nita lg PMS yah?

ini dari awalnya aja udah terlihat sesuatu yg absurb ya.. antara planologi yang dibilang kelas bawah tau tau nyambung ke metereologi dan pake menghina alumni ITB-nya sendiri.. ck ck ck.. mungkin lo waktu itu dimarahin ya sama pak Armi Susandi sampe segitunya lo maki-maki.. ck ck ck!! =[ menurut gw semua ilmu itu ada gunanya, mungkin kalo lo tau gw kuliah di Antropologi, kira-kira lo bakal bilang "HAH?? Ilmu apaan tuh Antropologi, pasti another ilmu tolol!" begitu ya?? padahal lo belum tau secara jelas tentang ilmu yang lo maki-maki ini... dan kalo emang lo berani diajak adu argumen soal cuaca, berarti lo berani adu mulut sama Tuhan dong?? NYEBUT WOI!!!!

oh iya, menurut gw ilmu itu gak ada kelasnya semua sama gunanya! kalo gak guna gak akan muncul tuh ilmu pengetahuan..

and please,, jawablah semua komen ini,nita.. jangan cuci tangan!

halah nita cari komen banyak doang biar ada yang baca iklannya wek :p

sumpah gw nafsu bgd bacanya...!!!
hell-yo USM tuh nggak semua allabout money doank!
temen gw yang sumbangannya 150juta aja nggak keterima!!
cuma another way buat masuk itb selain lewat SPMB!!
liat aja segimana sedikitnya orang yang lulus SPMB???
NGGAK SEMUA ORANG YANG LULUS USM ATAU SMUP ITU CUMA NGANDELIN UANG ORANG TUA AJA!!!TEMEN GW AJA YANG PERAIH PERAK OLIMPIADE MATEMATIKA NASIONAL MASUK ITB NYA LEWAT USM!!
tandanya?
pikir aja sendiri!!!
btw lo bikin banyak orang yang mau masuk SR jadi ilfil ih!!!
parah..parah,,
kayanya pas kuliah lo nggak punya temen ya?
keliatan dari mukanya!!
wwkwkwkkw

dan gw pernah nyobain yang namanya USM susah nya minta ampun!!!!!
dan banyak yang ngundurin diri gara2 nggak kuat?
*menurut lo?
usm itu gampang?
yang TOLOL siapa?
apa lo di blacl-list sama ITb?
jadinya sensi...
wkwkwkwkwk

dan gw pernah nyobain yang namanya USM susah nya minta ampun!!!!!
dan banyak yang ngundurin diri gara2 nggak kuat?
*menurut lo?
usm itu gampang?
yang TOLOL siapa?
apa lo di black-list sama ITb?
jadinya sensi...
wkwkwkwkwk

hi cewek!

wah,,,smoga mbak bisa segera mem post tulisan baru yang berjudul "SAYA MINTA MAAF" yang berisi ralat anda terhadap tulisan ini. Dan kalo itu juga sudah terlambat,,,(karena sudah terlalu banyak orang buka blog ini, dan ada tampang anda GEDEEEEE banget yg bisa dliat orang2),, dan sebelum benar2 ada tuntutan hukum,,ya berdoalah, dan segera berbuat sesuatu yg kiranya bermanfaat daripada sekedar menantang orang.

ps: Kow bisa si adjie jd cowok lu?? gw respect banget ama adjie,,tp sorry non,,ngga buat elu

ck,,ck,,ck,,tobaat noon,,tobaatt

Saya yakin kamu lagi mabok karena kebanyakan minum minuman beralkohol, atau kamu lagi stress karena ditinggal pacar atau apa saja jadi gak bisa mengontrol omongan, so kamu jadi kelihatan TOLOL, sayang sekali

Eh kamu teh waras gak ya? Jangan-jangan pernah dirawat di RSJ, ha.ha.ha.

Ada yg pernah dengar Meterologi 2006 hanya Satu ORANG! Iya betul hanya satu orang? Kalian yg membela meterologi tahu itu tidak? Pembubaran Prodi Meterologi semakin dekat!

Di bagian komentar blog ini banyak yg tersinggung berarti banyak juga yg hasil dari USM!Bocah2 manja yg pakai duit ortu bayar 45 juta rupiah! Ternyata mereka2 ini langsung panas ketika dikomentari! Tidak heran, berterima kasihlah kepada Nita yg telah membuat mereka keluar dari sarangnya!

Andik, jadi kamu suka sama neng-geulis kenalan dulu donq sama doi, belum ada di Friendlist loe kan

Buat Kadarsah:
2.Metro TV tidak sembarang mewawancarai orang, dia akan melihat latar belakang, keilmuan , pendidikan dlln
=====================
Apakah ini berlaku untuk KMRT Roy Suryo.
=====================
Untuk kadarsah ketahui saja banyak media di Indonesia yg membutuhkan nara sumber, dan mereka berada dibawah tekanan deadline sehingga untuk mendapatkan nara sumber yg "layak" mereka tidak punya waktu banyak. Walhasil kadang2 (seringkali) mereka langsung "comot" sedapatnya. Itu tidak sering dimana orang2 mempertanyakan kualitas nara sumber! Jadi kita tidak perlu anggap MetroTV dengan NaraSumbernya sebagai informasi yg reliable 100%!

Sebenarnya saya ingin bertanya ttg Bpk Dr Armi Susandi MT. Beliau itu sebenarnya cukup confident dengan bidang ilmunya tidak? Mengapa dia harus mengangkat Astronomi?Apakah sebenarnya dia ingin jadi Astronom/Astrolog sekalian,ketika prediksi yg diberikan Meterolog tidak bisa memberikan hasil yg akurat? Sementara di Indonesia ketidakakuratan disebabkan oleh banyak hal misal:
1.Tidak punya superkomputer.
2.Belum terkomputerisasi, kalian pernah lihat tidak karyawan GM yg melakukan pemangatan dengan pencatatan, oh please jaman hare gene masih pakai manual! Akhirnya ada yg konvert lagi ke kolom data buat file excel.

Buat Iscab:
Saya jurusan sastra listrik, tapi tertarik dengan prediksi cuaca. Meteorolog itu paling ahli persamaan diferensial parsial yang kaga linear bila dibandingkan mahasiswa sastra listrik seperti saya ini.
=========================
Iya betul "seharusnya" meterolog seperti itu karena saya pernah bertemu dengan "meteorolog" yg jago. Namun kenyataannya ternyata mhs jurusan meterologi tidak sedikit yg mengambil lebih dari sekali pelajaran yg disediakan oleh Dept Fisika/Matematika. Jadi memang secara keilmuan memang butuh yg individu sophisticated, namun apakah Meteorologi apalagi di Indonesia bisa memberikan jaminan masa depan yg cerah sehingga mampu menarik Individu-Individu yg benar2 unggul?

Buat Aditiya:
"..Yg saya baca ITB itu tonggak teknologi indonesia dan SR itu hanya pelengkap saja.."
================================
SR tidak bisa dibilang sekedar sebagai pelengkap. Kalau kamu lihat2 dunia sekarang, dari Ipod, Mobil, Design dari Website. Meskipun memiliki feature2 yg dibutuhkan apabila mengabaikan aspek estetika maka akan diabaikan oleh potential customer. Jadi teknologi dan seni itu sudah menjadi satu keterpaduan untuk saat ini.

Ada yg bisa memberikan komentar ttg Bpk Dr Armi Susandi MT?

Buat budd XXIX:
"NGGAK SEMUA ORANG YANG LULUS USM ATAU SMUP ITU CUMA NGANDELIN UANG ORANG TUA AJA!!!TEMEN GW AJA YANG PERAIH PERAK OLIMPIADE MATEMATIKA NASIONAL MASUK ITB NYA LEWAT USM!!
===============================
Masalahnya yg lewat jalur SPMB semuanya dianggap sama, sama rasa sama rata. Sementara orang yg USM itu termasuk juga orang yg ikut Olimpiade. Bisa dilihat di:
http://www.itb.ac.id/usm2007/USM%20Pusat/Gel2-3b.htm
Kalau bicara fakta berapa orang yg pernah berpartisipasi di olimpiade ikutan di USM, hanya sebagian kecil saja bukan.

Buat Ponti:
lu masih 2 taun lg mo uji coba ke itb,dh brani ngomong gt
mending lu coba pikir dl bs lulus ga dr skolah lu
==============================
Kita bisa ngomong kapan dan di mana kita ingin! Kamu masih berorientasi orde baru?

buat Paloh:
kamu tdk berorientasi sama skali?

Buat Ponti:
Iya saya berorientasi, tapi bukan OrdeBaru. Jadi kamu orientasinya Orde Baru?

ga,saya ga berorientasi pd orba
saya pikir kamu yg berorientasi pada orba
sisi lain kamu mengomentari komentar2 disini
sisi lainnya lagi bilang bebas ngomong kapan & dmn aj
klo gt ga perlu ngomentarin komentar
hak kebebasan berbicara saudari nita tanpa dasar2 yg kuat (walao dia bilang ada tapi ga d munculin dsini) jelas adalah suatu kesalahan
& anda tetap tdk mengakuinya

hahahahaha
buat aditya dan nita:
kita jgn ngejudge sebuah ilmu sebelum kita mempelajarinya, apalagi buat aditya yang masih smu, jalan masih jauh
buat nita:
gini ya mbak, jgnlah berlagak seperti itu, gw tau lo anak sr, tp gw jg tau kalo lo g pernah ada d sr, g pernah ada d kegiatan d sr, jd hargailah org lain kalo lo pengen dihargain, lo ngajakin debat soal meteorologi, padahal lo menuntut ilmu d sr, apa lo yakin ilmu yg lo dapet d sr ud cukup? kalo iya, gw tantangin lo debat, kalo perlu gw undang juga semua dosen sr termasuk program studi tepat lo belajar, gimana? kalo lo nggak jawab, gw forward alamat blog ini k milis senirupa

ah sang paloh ini
tiada kiranya tanggapan yang berkenan dari pembelaan kami semuanya, alhasil...kembali sudah komentar balik terhadap semuanya
mulai dari administrasi dept gm, masa depan meteorologi, pembubarannya, terus nyambung ke seni dan teknologi....
ditambah lagi dengan meragukan kemampuan pak army yg diwawancara metro tv karena adanya kasus baru dari roy suryo.
anda terlihat juga sedikit mirip dengan mbak nita dari sudut pandang seperti itu.
penyebaran fakta beraroma isu seputar anak2 meteorologi yg banyak mengulang kuliah di fisika/matematika menjelaskan bahwa anda sesunguhnya tidak jauh berbeda dengan mereka, karena anda begitu kenal sekali tradisi tersebut.
kalo anda mau debat lanjut, silahkan hubungi saya, caranya..? cari tau sendiri, tinggal klik

tuk: semua

mahasiswa meteorologi 2006 memang 1 orang. tapi bukan karena jelek apalagi TOLOL.

itu karena mahasiswa 2006 masuk itb dengan memilih FAKULTAS sedangkan meteorologi berada di bawah FAKULTAS ILMU KEBUMIAN DAN TEKNOLOGI MINERAL(FIKTM).

apakah hubungan yang orang awam lihat terutama ketika akan memilih FAKULTAS di ITB?

METEOROLOGI & FIKTM -> apa hubungan nya?

fyi, dari satu kelas FIKTM kira kira sekitar 90% ingin masuk TEKNIK PERMINYAKAN(gw tanya sendiri bukan asal bunyi). bagaimana dengan geologi, pertambangan, geofisika dan oseanografi? apakah TOLOL? tentu tidak... semua itu hanya karena akibat dari sebuah sistem yang menjadikan situasi mereka "terjepit"

@ all, buat anak itb jurusan apapun dan yang bukan itb

JANGAN PERNAH BILANG KALAU GARAM ITU ASIN JIKA BELUM PERNAH MAKAN GARAM

n.b. bukan mau nge-flame... cuma meluruskan/memberikan fakta yang ada.

paloh=nita

hahaha..

buat dhz
paloh =/= Nita

Ass. Wr. Wb.
Setelah melihat (sedikiiit) foto Dik Nita, juga setelah membaca data-data Dik Nita, juga setelah menyimak tulisan-tulisan Dik Nita, maka tidak salah lagi Dik Nitalah orang yang selama ini saya cari-cari.

Dik Nita adalah seorang wanita yang cantik, hebat, cerdas dan juga idealis. Saya percaya tulisan kamu itu hanyalah sebuah trik supaya blogmu ini jadi rame dikunjungi makhluq dan tidak ada niat buruk yang lebih dari itu.

Atas segala pertimbangan tadi maka Dik Nitalah orang yang pas dan akan sangat cocok sekali untuk menjadi istri saya yng kedua, istri pertama saya sudah setuju Dik, jadi gak masalah.

Lupakan semua tentang Army, biarlah beliau tetap berkarya sesuai kapasitas dan kemampuannya, jangan diganggu, akan jauh lebih baik kalo kita banyak melihat kelemahan-kelemahan kita sendiri, no body's perfect, seorang ahli biologi yang ingin tahu tentang bakteri saja, mereka buat mikroskop dengan pembesaran ribuan kali karena ingin melihat secara detail dan tidak ingin salah persepsi.

Lupakan tentang USM di ITB, lebih baik fikirkan kalo seandainya besok pagi kita harus masuk liang kubur, sudah cukupkah bekal kita. Jangan-jangan keadaan kita saat ini lebih buruk dari cacing-cacing yang ada di lapangan aula timur itu, ketika mereka mati selesai masalah, akan tetapi ketika kita mati awal dari masalah yang sangat-sangat besar. Kesengsaraan dunia dibandingkan kesengsaraan akherat ibarat setetes air dibanding samudra, demikian juga kebahagiaan dunia dibandingkan kebahagiaan akherat ibarat setetes air dibandingkan samudera.

Lupakan semua tentang Adji, dia telah terbukti gagal untuk mendidik kamu supaya menjadi wanita yang mulia di hadapan Allah dan Rosul-Nya juga makhluq-makhluq-Nya yang lain, terbukti banyak yang menghujat kamu akibat tulisan itu. Saya akan mendidikmu dengan cara yang lebih memuliakanmu di hadapan Allah dan Rosul-Nya juga makhluq-makhluq-Nya yang lain.

Ini kesempatan besar Dik, yang tidak saya berikan ke sembarang wanita, jangan sampai keduluan wanita lain!

Gimana? kamu mau datang sendiri? atau mau saya datangkan dengan cara saya? sebagaimana dulu Nabi Sulaiman mendatangkan Ratu Balqis ke istananya.

Buat temen-temen yang lain, tolong bantu do'a ya??? supaya Dik Nita mau jadi istri saya yang kedua??? Nanti semua diundang pada saat walimahan.

Segitu dulu ya.......
Wassalam

denpary@yahoo.com

buat Ponti:
hak kebebasan berbicara saudari nita tanpa dasar2 yg kuat (walao dia bilang ada tapi ga d munculin dsini) jelas adalah suatu kesalahan
& anda tetap tdk mengakuinya
============================
Nita pernah ngomong:
Hello? This is my place.
Orang bebas ngomong apapun di tempatnya dia bukan begitu?
============================
Kalau dia teriak2 misal di forum Seminar Meteorologi yg misal diselenggarakan oleh ITB di Aula Barat (atau forum meterologi lainnya itu baru bermasalah) nah itu baru bermasalah, kan sebenarnya kita, saya, Ponti, dan yg lainnya sebenarnya sekedar tamu di Blog milik Nita.

buat Awal:
mahasiswa meteorologi 2006 memang 1 orang. tapi bukan karena jelek apalagi TOLOL.

itu karena mahasiswa 2006 masuk itb dengan memilih FAKULTAS sedangkan meteorologi berada di bawah FAKULTAS ILMU KEBUMIAN DAN TEKNOLOGI MINERAL(FIKTM).
=============================
Paloh:
Ini menunjukan kalau orang bisa memilih antara perminyakan, geofisika, oseanografi atau meteorologi. Apa yg bakal mereka pilih? Ternyata fakta membuktikan hanya satu dari sekian banyak yg akhirnya memilih masuk Meterologi bukan begitu :) Itu baru bisa terbukti tahun 2007 dan berlaku efektif bagi angkatan 2006 karena sistem masuk jurusan sekarang memungkinkan hal tersebut. Apa yg terjadi kalau dari dulu sistem tersebut berlaku apa yg bakal terjadi thd Prodi Meterologi? Bisa anda bayangkan sendiri bukan.

Sementara sudah banyak orang yg lulus, atau harus lulus dari Meterologi apa boleh buat satu2nya yg mereka harus lakukan adalah meneruskan hidup mereka dengan status yg mereka miliki sebagai mhs/alumnus meterologi. Karena itu pula mengapa blog ini banyak yg memberi komentar.

Awal:
JANGAN PERNAH BILANG KALAU GARAM ITU ASIN JIKA BELUM PERNAH MAKAN GARAM

Paloh:
Tidak perlu memegang api untuk tahu bahwa api itu panas bukan

Membaca komentar-komentar:
===============================
kalo iya, gw tantangin lo debat, kalo perlu gw undang juga semua dosen sr termasuk program studi tepat lo belajar, gimana? kalo lo nggak jawab, gw forward alamat blog ini k milis senirupa
===============================
(e) Jika Pak Armi tahu hal ini dan melaporkan ke dekan seni rupa apa yang akan anda lakukan?
===============================
Paloh:
Wah sudah mulai banyak yg pakai ancaman sekarang, ada yg mengancam memforward alamat blog ini ke milis senirupa. Sampai ada yg mengancam memberi tahu Pa Armi agar beliau meneruskan ke Dekan Seni Rupa. Tidak bisa menggencet/mengintimidasi secara fisik, ancaman pun akhirnya dilontarkan.

Buat Andina:
anak2 meteorologi yg banyak mengulang kuliah di fisika/matematika menjelaskan bahwa anda sesunguhnya tidak jauh berbeda dengan mereka,

Paloh:
Saya tidak perlu mengulang kuliah untuk tahu banyak dari golongan mereka2 ini yg mengulang kuliah. Cukup lihat dari daftar hadir yg biasa disebarkan setiap kuliah, dari di situ bisa terlihat NIM. Dari NIM anda bisa mengetahui sedikit mengetahui latar belakang mahasiswa dari jurusannya hingga angkatannya. Kejanggalan muncul ketika kuliah-kuliah yg seharusnya diambil oleh angkatan yg berasal dari tingkat II/III namun diambil oleh tingkat IV atau tingkat "V". Dari situ terlihat juga dari jurusan mana tingkat IV dan tingkat V berasal.

Sudahlah naaak..., itu perkara yang tidak akan ditanyakan di alam kubur. Untuk perkara yang akan ditanyakan di alam kubur sudah kalian buat belum???

Yang penting sekarang, sama-sama kita berdo'a supaya Dik Nita jadi istri saya yang kedua, nanti saat walimahan, semuuuuua diundang makan-makan sambil bermaaf-maafan, indah sekali bukan???

Hidup sekali aja kok dibikin susah???

Kalaupun ada yang diberikan kelebihan kecerdasan, ketampanan, kekayaan dll, itu semua semata-mata pemberian Allah. Begitupun mereka yang kurang cerdas, hidungnya pesek, matanya buta, kakinya pincang, tangannya cacat, jadi anak tukang becak, itupun juga semata-mata pemberian Allah, bukan dapet pesen, bukan dapet ngantri, apalagi maling punya orang. Maka Allah SWT tidak pandang manusia dari jasadnya, karena jasad hasil karya Allah, belum tentu sama walaupun dari kantung sperma yang sama dan diberikan nutrisi yang sama.

Sudah sudah sudah....
Semua berdo'a......

Assalamualaikum mbak Nita yang terhormat...semoga kesehatan serta Rahmat dan Hidayah-Nya selalu tertuju pada mbak Nita...

saya hanya menyarankan pada alumni-alumni dan yang pernah posting disini untuk menyisihkan sumbangan (patunganlah) buat mbak Nita untuk diikutkan training ESQ, sebenernya sebagai usaha aja agar beliau ini dapat memahami...bahwa :

IQ itu cman dipake sekian persen, sisanya EQ bahkan porsinya gak banyak...yang penting tuh SQ!!!

percuma sok pintar tapi ocehannya semua nothing dan bikin kita capek2 mengomentari postingannya...tapi gpp kita ikhlas mengingatkan adik kita ini...
semoga bermanfaat...

oh iya salam buat Dona...hehhe kangen ma doi, kangen ma pijitannya...
_________________________
DhaniSancok
Alumni FSRD Seni Lukis 01
Anggota Abadi Ludruk ITB

wah... baru tahu saya kalau pengalaman di ibaratkan sebagai api... yang sering saya dengar "banyak makan asam garam"...

hmmm... apa kurang gaul yah saya ini?


[OOT mode:on]
hwa ha ha... berarti kuliah & praktikum cukup dilihat saja yah.. ga perlu dilakukan yah...

pengamat sepak bola pasti jago banget maen bola karena sering mengamati permaenan ronaldinho, kaka, sampe bekham...:D
[OOT mode:off]


lagipula saya yakin kalau orang orang di sini tahu bagaimana panasnya api karena pernah merasakan juga :) bukan karena melihat atau dikasih tahu... :))


Buat Hayyu:
Jangan sirik atuh sama yg USM.. ujian mereka lebih ribet loh!
nggak usah munafik, toh duit mereka juga yg kita nikmati.. emang cukup 2 juta u/praktikum 5x15 kali per-semester? kalo gada mereka, gak bisa praktikum deh kita. pas kerja bengong ajah liat alat2 canggih...
============================
Justru yg USM bersyukur karena ITB mendapatkan kesulitan finansial sehingga bisa "melonggarkan" persyaratan masuk ITB.

Memang USM ada seleksinya tapi mereka tidak secara frontal dengan peserta SPMB, karena para peserta USM mendapatkan jatah tersendiri. Memang ada kursi khusus yg disediakan bagi orang yg ikut USM sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan saingan mereka yg dari SPMB. Mereka hanya perlu khawatir dengan saingan mereka saja, orang yg sesama ikut USM.

Sementara yg dari SPMB jatah bangku yg diperebutkan menjadi berkurang meskipun rektorat berargumen hanya sekian persen dari total bangku yg ada. Namun pengurangan untuk SPMB tetap ada sehingga menjadi SPMB semakin kompetitif dibandingkan masa sebelum ada USM.

Buat DhaniSancok:
oh iya salam buat Dona...hehhe kangen ma doi, kangen ma pijitannya...
===============================
Tampaknya kamu rindu dipijat ala Ma 'Erot sama Dona. Bagaimana setelah tidak dipijat lagi, masih berfungsi seperti sediakala?

Buat Akang:
gimana kalo di itb diadain tes EQ&ESQ sebelum&sesudah lulus
=============================
Buat DhaniSancok:
(patunganlah) buat mbak Nita untuk diikutkan training ESQ.
=============================
Kalian sudah jadi marketer ESQ yg harganya mahal itu? Berapa % dapat komisi untuk setiap penjualan untuk setiap kepala yg kalian berhasil bujuk untuk ikut training ESQ?

Buat Awal:
wah... baru tahu saya kalau pengalaman di ibaratkan sebagai api... yang sering saya dengar "banyak makan asam garam"...
=============================
Kalau begitu prinsip yg ditanamkan di lingkungan prodi meteorologi tidak heran kalau banyak yg mengambil mata kuliah yg sama berulang2. Karena ada prinsip "banyak makan asam garam" maka semakin banyak pula waktu yg harus dihabiskan untuk mengambil mata kuliah yg sama agar semakin banyak "asam garam" yg dirasakan.

Padahal cukup mengetahui agar tidak perlu mengulang kuliah itu perlu kerja keras (cukup mengetahui bahwa api itu panas tanpa perlu menyentuhnya), tidak perlu sampai mengulang2 beberapa kali hingga akhirnya sadar perlu kerja keras agar bisa lulus kuliah.

Pengalaman itu memang penting, tapi yg lebih penting lagi apakah kita bisa belajar dari pengalaman?

Saya tidak termasuk lhooo...
Dik Nita gak perlu diikutkan training, dia sudah bagus, hanya perlu sedikit dipoles biar lebih mantap. Biar saya yang melakukannya. Sekarang tugas Paloh hanya membantu do'a saja, nanti termasuk yang diundang walimahan, nanti kamu saya kasih kehormatan buat ngelapin kringet saya, maklum pengantin, suasananya pasti agak hot. Nanti pernikahannya dipisah, tidak disandingkan. Tamu wanita dengan pengantin wanita, tamu laki-laki dengan pengantin laki-kali, nah... kamu nanti mendampingi saya menerima ucapan selamat dari para tamu.
Pasti kamu sangat setuju kan...???

buat: a c h i e
pernah bayangin apa yg terjadi kalo Tuhan ambil semua ilmu ngeramal cuaca lo?
pernah bayangin Tuhan ambil semua yg lo punya? that's hurt.
==============================
Tuhan berhak mengambil apapun yg Dia miliki. Karena itu kalau ada yg meninggal di Indonesia bakal berkata: "...Inna lillahi wa inna ilahi raji'un..." yg artinya semua milik tuhan dan kepada tuhan kita kembali, maknanya luas dipakai bukan sekedar untuk orang meninggal saja.

Buat Ilma Aulia:
"..Anak 2003??!! kok gak pernah liat yah.. tampak kurang eksis, padahal gw yang ospek angkatan lo.."
===========================
Jadi sekarang jadi perang ke populeran/perang ke-eksis-an. Wah kalau ada nama yg tidak muncul dalam benak Ilma bisa dianggap tidak Eksis. Ilma sekarang mengganggap dirinya STANDARD ke-Eksis-an. Sdr Nita ini sebenarnya bisa dikenal kalau mba suka bercengkerama dengan penghuni alam-maya ITB. Namun sayangnya justru Ilma tidak eksis di alam-maya ITB.

buat Lutfi:
"..tapi harap temen2 jangan ditiru dah.
biarin, ini satu2nya blog yg kehabisan akal cari sensasi.."
================================
Blog ini tidak melakukan spam di mana2, tidak mengadakan konferensi Pers sampai mengundang wartawan infotainment. Juga tidak ada banner yg dipasang oleh pemilik account, sehingga tidak ada keuntungan finansial yg bisa didapat dari pengunjung blog.

Sejauh ini sang pemilik account hanya menumpahkan apa yg dipikirkan dan dirasakan dalam blog ini, karena beliau menggagap ini memang tempatnya dia. Mungkin apabila blog ini dilihat oleh individu yg memiliki latar latar belakang haus akan sensasi, maka ybs akan menganggap pemilik blog ini dianggap orang yg dianggap mencari sensasi.

Sudahlah naaak..., itu perkara yang tidak akan ditanyakan di alam kubur. Untuk perkara yang akan ditanyakan di alam kubur sudah kalian buat belum???

Yang penting sekarang, sama-sama kita berdo'a supaya Dik Nita jadi istri saya yang kedua, nanti saat walimahan, semuuuuua diundang makan-makan sambil bermaaf-maafan, indah sekali bukan???

Hidup sekali aja kok dibikin susah???


hahahaha....saya doa kan semoga mbak nita jadi istri kedua mas paryo degh...biar adem gitu....
memang semua perkara ini bermula harus pula bermuara


andina
join us ==> www.tribalwars.net

Waaaaaah.. hebat Paloh, sekarang sudah mulai pinter. Tapi ngomong-ngomong Dik Nitanya kemana??? kok malah seolah-olah tuan rumahnya Paloh??? Atau memang sedang bekerja pada Dik Nita sebagai receptionist??? gak papa itu juga baguuuus..., yang penting bukan hamba sahayanya saja, tapi kalopun ini juga benar, nanti setelah Dik Nita jadi istri saya, kamu akan saya merdekakan. Amin.

@:paloh

yaah.... pengalaman itu memang penting om...

tapi apa kita bisa dapat pengalaman dari apa yang belum kita alami? :D kalo cuma pengalaman orang sih ga akan membekas...

jois un==>www.tribalwars.net

Awal:
kalo cuma pengalaman orang sih ga akan membekas...
============================
Semakin mempertegas mengapa ada kecenderungan untuk mengulang mata kuliah berulang2 di Prodi anda, kalau perlu sampai D.O. agar bisa membekas. Jadi kalau begini tujuan masuk prodi tersebut apa sebenarnya, sekedar menghabiskan subsidi yg diberikan Negara thd prodi tersebut?

Awal:
kalo cuma pengalaman orang sih ga akan membekas...
============================
Semakin mempertegas mengapa ada kecenderungan untuk mengulang mata kuliah berulang2 di Prodi anda, kalau perlu sampai D.O. agar bisa membekas. Jadi kalau begini tujuan masuk prodi tersebut apa sebenarnya, sekedar menghabiskan subsidi yg diberikan Negara thd prodi tersebut?

Buat:Natanael
"..1) Tesnya bisa dibilang sama susahnya dengan SPMB ato mungkin lebih.."
==============================
Tingkat kesulitan test USM mungkin sama sulit, tapi siapa yg bilang mereka mampu mengerjakannya setara dengan yg ikut SPMB. Yg dibutuhkan cukup mampu menjawab soal agar memenuhi passing-grade minimum USM, yg tentu saja tidak terlalu sulit karena peserta tidak sebanyak SPMB, sehingga passing-grade USM tidak mungkin setinggi SPMB. Jelas saja karena tidak banyak orang tua yg memiliki uang setara dengan jumlah yg diwajibkan oleh USM.

Buat Kenna:
trus yg namanya ilmu itu pasti ada gunanya aplg dunia mengakuinya. jakarta berantakan mkn krn jaman dulu planologi blm diapresiasi oleh khalayak umum. ===============================
Memang saat ini planologi sudah diapresiasi? Lihat saja Pemkot Bandung dengan Kota Bandung apakah mereka mengapresiasi Plano? Logika ketika mengambil keputusan tidak sesulit itu. Dalam hal ini cukup uang yg berbicara, cukup mudah bukan!

well, i believe that virtual world fit nita most, rather than physical world.

as if the minority report and or matrix appear as 2nd world layer, she must worth-living there. because there's not enough room fer her ego nowadays... damn, maybe paloh would asked as company by her.

that also she must be happy with those shout-counters by paloh. paloh, hope that ur datum would be valid input for either itb student or others. don't shout us with bull, pls. ur on the major spot recently.

so nita, please stay at yer place, don't ever coming out. yet hiding in your much of a big-writings is the best attitude you can do.


ps: paloh, shall we know yer own blog?? just in case we need a new entertainment. LoL.

Buat -mama:
mulutmu harimaumu...so, kl blm paham bener ttg sesuatu, ya ga usah ngomong macem2 dulu...cari tau dulu infonya sebanyak2nya...
=============================
Mulut siapa yg berbicara Nita hanya mengetik di blog ini, untuk mengetik lebih mudah menggunakan tangan dibanding mulut bukan. Jadi untuk apa menyebut "mulutmu harimaumu" karena mulut sama sekali tidak dilibatkan di sini.

weleh weleh... om paloh ini kok ga nangkep pesan awa yah?

contoh ril gini nih:

alkisah suatu hari dilahirkan seorang anak bernama holaP (bukan nama sebenarnya). setiap hari ibunda holaP mengajarkan untuk berbicara kata pertamanya... karna ibunda ingin mendengar sang anak memanggil ibunya maka sang bunda sering berkata "holaP, ayo panggil MAMA"... hal itu dilakukan setiap hari sampai akhirnya holaP mengucapkan kata pertamanya "MAMA"

holaP pun tumbuh besar... ia mulai belajar berjalan. ia mulai menjejakkan langkah-langkah pertamanya dan akhirnya iapun bisa berjalan, karena proses belajarnya bukan karena hanya melihat mamanya berjalan.

holaP sering terjatuh ketika sedang belajar berjalan. dari pengalaman jatuh tersebut, holaP tahu bagaimana rasanya jatuh sehingga berusaha untuk tidak jatuh... bukan karena melihat orang lain jatuh sehingga ia tidk mau jatuh...

holaP pun tumbuh menjadi balita sehat... tangannya sudah bisa menggengam benda... suatu ketika ketika ia berulang tahun ibunda menyalakan lilin diatas kue ulangtahunnya... ia penasaran melihat api di atas lilin bergoyang menari-nari.... holaP kecil penasaran dan berusaha memegang api tersebut.... namun apa dikata panasnya api tersebut membuatnya kesakitan dan menangis..... dari kejadian ini holaP kecil kembali mendapat pelajaran dan pengalaman berharga... bahwa API itu PANAS.....

========================
masa ABG nya di skip aja yah... kepanjangan...
========================

akhirnya holaP beranjak dewasa... karena tuntutan pekerjaan, iapun diharuskan belajar mengenal internet untuk membuat account email... setelah sekian lama menggunakan internet, akhirnya holaP besar jadi mahir menggunakan internet...

the end.

note:segala kesamaan nama dan tempat bukan sebenarnya dan hanya kebetulan belaka

=============================


gimana? udah nangkep pesannya?

jois un==>www.tribalwars.net


Buat Rahmat:
yg ga logis adalah ...
"Padahal gw tahu saat itu ada orang kurang kerjaan yang lagi nurunin hujan dengan sengaja karena pengen ngetes efeknya." --hahaha...apa ini kerjaan komat-kamit mbah dukun...haree geene !
===============================
Meski dianggap gak logis tapi masih dicari orang, dibayar mahal lagi tanya kenapa.

Justru yg gak logis itu apabila Prodi sudah nyaris tidak ada peminat namun masih dibuka, ditambah lagi dosennya sendiri tidak mengakui bidang ilmunya sendiri, lebih menganjurkan menggunakan astronomi/astrologi untuk melakukan prediksi. Dosennya saja sudah tidak confident dengan bidangnya, sementara mhs/alumninya mau tidak mau harus membela mati2an bisa dimaklumi memang karena mereka2 ini sudah memiliki afiliasi dengan meteorologi dan status afiliasi dengan prodi meteorologi ini berlaku seumur hidup.

buat awal:
setelah sekian lama menggunakan internet, akhirnya holaP besar jadi mahir menggunakan internet...
==============================
Masalahnya kadang2 kita tidak punya waktu selama itu, setelah sekian lama di kampus dan mengulang kuliah akhir yg didapat D.O. Memang sambil makan asam garam terlebih dulu. Jadi jangan lupa belajar dari pengalaman, tidak perlu pengalaman sendiri, bisa juga pengalaman orang.

Awal:
jangan lupa juga kalau akifer (tau ga ini apa?) dicari oleh banyak orang GM?
=======================
Akifer? Aquifer kali, itu sebenarnya formasi lapisan batuan yg ada di bawah permukaan bumi, kalau bisa dapat itu bisa dapat juga sumber pasokan air untuk sumur atau mata air. Ini kan bukan kajian meterolog buat apa dibawa2 ke blog ini?

Buat tukang spammers:
jois un==>www.tribalwars.net
============================
Sepertinya sudah ada yg mulai memanfaatkan kesempatan untuk menaikan popularitas website tertentu via komen yg di Blog ini.

Wah ada orang lebih hebat lagi nih muncul. Mr Paloh...

Alhamdulillah ternyata orang2 Indonesia itu pintar2... Oh ini kah salah satu hikmah dari release nya Ms Nita, mengundang orang2 hebat untuk berkomentar.

Semoga semua ini bisa bermanfaat buat kita semua. membuat penyadaran dan introspeksi diri serta memacu diri untuk selalu memberi yg terbaik buat kita semua, bangsa dan negara. Amin

yang pasti Ilmu Allah itu unlimited...

Salam

Away, GM 97

Buat Dali:
Coba lihat kesini semuanya tentang meteorologi http://www.bom.gov.au
========================================================
Kalau ingin menunjukan meterologi ke orang awam seharusnya anda menunjukan
http://en.wikipedia.org/wiki/Meteorology
buat orang2 yg menganggap dirinya "meteorolog" dari pada sekedar memberikan komentar yg disebabkan posting yg ada di blog ini mengapa tidak melengkapi entry yg ada di http://id.wikipedia.org/wiki/Meteorologi
agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas yg mencari informasi ttg meteorologi khususnya bagi anak SMA yg potensial dan memiliki interest untuk masuk prodi meteorologi di masa mendatang. Sehingga kasus hanya satu orang yg masuk prodi tidak terulang lagi.

yaa.. untuk beberapa hal MUNGKIN bisa... tapi....

misal ada sebuah rumah kecurian. tetangga sebelahnya langsung membeli TIGA gembok untuk mengamankan rumahnya...

tetapi sang pemilik rumah malah membeli TIGA ekor anjing penjaga...ia berpikir lebih baik membeli anjing. kenapa? karena sang maling berhasil menjebol pintu yang sudah digembok sebanyak LIMA buah... ia tahu kalau gembok kurang efektif menangkal maling. darimana ia tahu kalau gembok kurang efektif? ya dari pengalamannya sendiri...

mungkin sebelumya ia berpikir bahwa LIMA buah gembok jauh lebih efektif daripada SATU buah gembok....

mungkin setelah sang maling berhasil menaklukan anjing anjingnya ia akan memilih mempekerjakan SEPULUH orang satpam :D

===============================

memang pengalaman sendiri adalah cambuk paling sakit... semakin sakit semakin kita belajar...
===============================
ngomong ngomong tentang garam... sebenarnya pertamanya sih pengen ngomong kalo "jangan ngomong apa yang ga pernah dirasakan, dialamin, dilakukan oleh diri sendiri"

cuma kok kayaknya ambigu gini :))

[OOT mode:on]
om Paloh ini lagi nyantai banget kayaknya yah...

dari tadi posting melulu nih :D
[OOT mode:off]

@:Polah
Sepertinya sudah ada yg mulai memanfaatkan kesempatan untuk menaikan popularitas website tertentu via komen yg di Blog ini.
====================================

hanya ingin mengajak menghibur diri .... biar tidak pada stress orang orang di sini :D

===========================

eh... sorry salah tulis...

harusnya Paloh bukan Polah

dengan demikian kesalahan saya koreksi. mohon dimaafkan

;)

Buat Andina (juga Dali):
sebagai seorang yg lulus dari geofisika n meterologi, saya dari geofisika nya mbak nita.
=============================
Geofisika sendiri sudah dimerger dengan Teknik Geofisika , bukan sebaliknya.
http://ia-itb.com/node/22
Karena sempat disebut GM (Geofisika dan Meteorologi)maka apabila orang mengkritik Meteorologi saudara2 seperguruannya yg berasal dari huruf G dalam GM ikut kebakaran jenggot dan ikut serta turun gunung untuk menghadapi sang pengkritik. Seperti apa yg terjadi di blog ini.


Buat Awal:
"jangan ngomong apa yang ga pernah dirasakan, dialamin, dilakukan oleh diri sendiri"
===============================
Kalau begitu para pemuka agama entah Ustad, Pastor, Pendeta mereka dilarang bicara ttg Neraka dan Surga karena mereka tidak pernah merasakan kedua hal tersebut, setidaknya sampai mereka benar2 merasakan kedua hal tersebut.

kebakaran jenggot? ga segitunya kalee... gatel doang dan berusaha ngegaruk doang :))

lagian awa tak berjenggot kok...

Nita nita... menarik kesimpulan yang salah berdasarkan analisa yang salah. Kalau kamu jadi pegawai negeri, baru terasa negara ini kurang duit untuk beli peralatan2,termasuk peralatan geofisika & meteorologi mangkanya hasilnya belum seideal yg diharapkan. Mungkin kamu lagi "dapet" ya, jadi pikiran ngaco begini.

betul...betul...
awal salah tuh kalo ngomongin garam, harusnya ngomongin meteorologi.
kan semua permasalahn disini selalu terjadi konklusi yg linier.
ga boleh bilang garam asin kalo ga merasakannya, ga boleh bilang surga indah kalo belom masuk ke sana. nice idea.


@:Paloh
Kalau begitu para pemuka agama entah Ustad, Pastor, Pendeta mereka dilarang bicara ttg Neraka dan Surga karena mereka tidak pernah merasakan kedua hal tersebut, setidaknya sampai mereka benar2 merasakan kedua hal tersebut.
==================================

eitsss... It's a different thing, dude...

itu mah masalah iman... perasaan lagi ngomongin masalah ilmu yang dianggap TOLOL deh...

kok jadi ada neraka segala yah?

eh... JAP ini ngomongin apa atau sapa yah?

kalimat yang sangat singkat...

saya ga kebakaran jenggot kok, hanya saja kurang berkenan jikalau ada salah satu staf dosen di ex dept saya di"goblog/tolol"kan serta penafsiran yang salah tentang ke"tolol/goblog"kan ilmu yang kemudian dikaitkan dengan bmg.
jikalau memang tiada berguna hal diatas tadi, sudah saja cabut semua ilmu tersebut. ajukan saja ke depdiknas bahwasanya dept gm dan/atau bmg/sejenisnya dibubarkan, pastinya hal itu sangat bermanfaat daripada hanya saling berdebat dengan argumen masing2.
terlalu real dan linier semua argumennya ( surga/neraka masuk imaginer ? )
variabelnya terlalu banyak yang tidak disertakan nih

om Paryono bisa adil ga kalo punya 2 istri?

kalo bisa saya dukung deh...

Bisa!!!
Tolong ya??? sampaikan sama Dik Nita.

@nita
Nggak capek ngabisin waktu disini?
==================================

makanya ngomong dong mbak.... jangan diem aja....

kita nungguin sudah sejak lama loh :)

@Paryono

mbak nita lagi online tuh...

liat aja judul postingan nya dia ganti...

go tiger... GO !!!

Supaya nyambung, silahkan dibaca dulu dari tulisan saya yang pertama, Sementara saya Shalat Ashar dulu ya?

udahlah... ga baik debat kusir begini....

ga perlu ada yg minta maaf... gpp kok.. ikhlas kok diblg ilmu tolol...
mungkin yg salah alumni2 meteorologinya.. krn notabene ga melanjutkan keilmuaannya ke jenjang lebih tinggi.. malah lari ke prusahaan minyak, IT, Bank, dll...

makasi ya supportnya...

tp.. alangkah baiknya kritiknya jgn hanya kritik... tolooong doong... bantu supaya meteorologi ga tolol lg....
tolong beri solusi.. bukan hanya debat tanpa ujung....

sekarang udah beda topik kok..



sekarang lagi ngomongin kawin....

ngomongin surga dan neraka serta persamaan linear segala...

disini Zae yang paling pinter -_-

ikutan rame ah....

pesan gw kepada Nita;

watch out for your words, lady...
you just humiliated yourself, your major, and your almamater....
I know you might be stressful after the painful of TA (& sidang), but don't put it out to others..okay, lady???

Nita says: Iya deh, gw minta maaf... Khilaf banget kayaknya. Gw PMS dan kurang tidur karena TA gw baru selesai total semalam sebelum sidang. Kondisi nggak beres. I'm so young and unexperienced. Gw jadiin ini pelajaran buat gw dari sekarang dan seterusnya.

</